Turnamen Catur Maranatha Cup X Bali Open 2011

 Turnamen ini akan dihadiri oleh Grand Master & para Master Nasional dan akan diselenggarakan pada :

Tanggal : 14 - 19 November 2011
Teknikal Meeting : Tgl. 14 Nov 2011 pkl. 15.00 Wita
Pembukaan : Tgl. 14 Nov 2011 Pkl. 17.00 Wita
(dibuka oleh Gubernur Bali)
Tempat : GOR Lila Bhuana, Stadion Ngurah Rai Denpasar Bali.
Total hadiah : Rp. 17.500.000,- + Piala bergilir MARANATHA CUP
Biaya Pendaftaran : a. Umum = Rp. 100.000,-
b. Pelajar/Mahasiswa = Rp. 50.000,-

Persyaratan :
1. Turnamen Nasional ini terbuka untuk umum, pelajar maupun mahasiswa
Khusus pelajar/Mahasiswa HARUS menyertakan photo copy
Kartu pelajar/kartu Mahasiswa.

2. Setiap peserta diwajibkan untuk melunasi biaya pendaftaran sebelum pertandingan dimulai.

3. setiap peserta membawa papan caturnya masing2.

4. T-Shirt gratis untuk 100 orang pendaftar pertama.

Informasi & Tempat pendaftaran :
1. Sekretariat Panitia d/a GPIB "Maranatha" Denpasar
Jl. Surapati No. 11 Denpasar-Bali Tlp. 0361 222591
2. Bpk. Hengki Messah ( HP. 081239534932 )
3. Bpk. Julius Kimbal ( 081236130977 )
4. Bpk. Yono ( Flexi : 0361-8062001 )
5. Sdri. Clara Vega Gaghauna (HP. 08174785335 )

Sekilas Perjalanan Catur GPIB Maranatha Denpasar Cup 

Dalam rangka hari ulang tahun Bidang Pelayanan Kategorial  Gerakan Pemuda ( 15 Juli 1950 ), di tahun 1991 melalui program kerja Majelis Jemaat GPIB Jemaat Maranatha di Denpasar diadakan kegiatan kejuaraan catur intern jemaat. Oleh beberapa pemuda dan Alm Pieter Y. Lawalata sebagai koordinator seksi olah raga dalam kepanitiaannya mengusulkan agar kegiatan tersebut bisa melibatkan masyarakat umum secara keseluruhan, mengingat kegiatan ini dapat berdampak positif bagi mental spiritual sebagai partisipasi gereja terhadap masyarakat khususnya melalui bidang olahraga.
Dengan keberhasilan event kejuaraan tersebut selanjutnya oleh Pengurus BPK. Gerakan Pemuda mengajukan kepada Majelis Jemaat untuk membentuk Club Catur GPIB Maranatha dan dijadikan kalender tetap kejuaraan catur GPIB Maranatha Cup dengan tujuan untuk mengakomodir bakat dan minat jemaat. Oleh majelis jemaat GPIB Maranatha di Denpasar menjadikan event tersebut sebagai kalender tetap yang dirangkaikan dengan hari ulang tahun GPIB ( 31 Oktober 1948 ).
Dari awal pelaksanaan Turnamen Catur  GPIB Maranatha Cup, Panitia selalu bekerja sama dengan Pengda Percasi Bali dan Pengcab Percasi Denpasar dengan melibatkan Pemerintah Daerah, dan selama itu pula atensi dan peran aktif Pemerintah Daerah sangat antusias dan mendukung  sampai dengan Tournament Catur Bali Open GPIB Maranatha Cup X tahun 2011 ini.
Awalnya pelaksanaan kejuaraan dilaksanakan setiap tahun dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun GPIB pada setiap bulan Oktober, dan sejak tahun 1996 dibuatkan suatu komitmen bahwa kejuaraan Catur GPIB Maranatha  Cup tersebut masuk dalam kalender kerja Pengda Percasi Bali dengan kurun waktu 2 tahun sekali dan sebagai ajang untuk menciptakan gelar dan penambahan elorating, sifat kejuaraannya adalah berskala Nasional dan melibatkan pecatur baik GM, MI, MF, MN, dan MP yang ada di seluruh Indonesia.
Pada tahun 1999 saat dilaksanakan Kejuaraan Catur GPIB Maranatha Cup VI yang bertempat di gedung Golkar Jl. Surapati Denpasar terjadi musibah yaitu adanya pembakaran gedung kantor Golkar sehingga kejuaraan tersebut dipendahkan sementara pelaksanaan di sekolah Dasar IMINDAM IX Udayana Jl. PB. Sudirman denpasar dan dilanjutkan dengan acara penutupannya di Aula Kodim Badung.
Adapun kronologis Kejuaraan Catur GPIB Maranatha Denpasar Cup I sampai dengan IX adalah sebagai berikut :
1.             GPIB Maranatha Cup I       Tahun 1991, Juara I adalah MN. Sugeng Prayitno ( Bali )
2.             GPIB Maranatha Cup II      Tahun 1992, Juara I adalah  Pardi Kusman ( Bali )
3.             GPIB Maranatha Cup III    Tahun 1993, Juara I adalah MN. Sugeng Prayitno (Bali)
4.             GPIB Maranatha Cup IV    Tahun 1994, Juara I adalah MN. Awam Wahono (JaBar)
5.             GPIB Maranatha Cup V      Tahun 1996, Juara I adalah MN. Awam Wahono (JaBar)
6.             GPIB Maranatha Cup VI     Tahun 1999, Juara I adalah MN. Suyud Hartono (JaTim)
7.             GPIB Maranatha Cup VII    Tahun 2003, Juara I adalah MN. Johan Gunawan (JaTim)
8.             GPIB Maranatha Cup VIII  Tahun 2006, Juara I adalah MN. Iqra Moesa Putra (JaTim)
9.             GPIB Maranatha Cup IX     Tahun 2008, Juara I adalah MI. Irwanto Sadikin

Sekilas Tentang Kitab Yohanes

Penulis          : Yohanes
Tema             : Yesus, Putra Allah
Tanggal Penulisan: 80-95 M

Latar Belakang
~~~~~~~~~~~~~~
Injil Yohanes adalah unik di antara keempat Injil. Injil ini mencatat banyak hal tentang pelayanan Yesus di daerah Yudea dan Yerusalem yang tidak ditulis oleh ketiga Injil yang lain, dan menyatakan dengan lebih sempurna rahasia
tentang kepribadian Yesus. Penulis diidentifikasikan secara tidak langsung sebagai "murid yang dikasihi-Nya" (Yoh 13:23; Yoh 19:26; Yoh 20:2; Yoh 21:7,20). Kesaksian tradisi Kekristenan serta bukti yang terkandung dalam Injil ini sendiri menunjukkan bahwa penulisnya adalah Yohanes anak Zebedeus, salah satu di antara dua belas murid dan anggota kelompok inti Kristus (Petrus, Yohanes, dan Yakobus).

Menurut beberapa sumber kuno, Yohanes, rasul yang sudah lanjut usianya, sementara tinggal di Efesus, diminta oleh para penatua di Asia untuk menulis "Injil yang rohani" ini untuk menyangkal suatu ajaran sesat mengenai sifat, kepribadian dan keilahian Yesus yang dipimpin oleh seorang Yahudi berpengaruh bernama Cerinthus. Injil Yohanes tetap melayani gereja sebagai suatu pernyataan teologis yang sangat dalam tentang "kebenaran" yang
menjelma di dalam diri Yesus Kristus.

Tujuan
~~~~~~
Yohanes menyatakan tujuannya untuk tulisannya dalam Yoh 20:31, yaitu "supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya." Naskah kuno Yunani dari Yohanes memakai satu dari dua bentuk waktu untuk kata Yunani yang diterjemahkan "percaya" (Yoh 20:31): yaitu _aorist subjunctive_ ("sehingga kamu dapat
mulai mempercayai") dan _present subjunctive_ ("sehingga kamu dapat terus percaya").  Jikalau Yohanes bermaksud yang pertama, ia menulis untuk meyakinkan orang yang tidak percaya untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan diselamatkan. Kalau yang kedua, Yohanes menulis untuk menguatkan dasar iman supaya orang percaya dapat terus percaya kendatipun ada ajaran palsu, dan dengan demikian masuk dalam persekutuan penuh dengan Bapa dan Anak (bd. Yoh 17:3). Walaupun kedua tujuan ini didukung dalam kitab Yohanes, isi dari Injil ini pada umumnya mendukung yang kedua sebagai tujuan utama.

Survai
~~~~~~
Injil keempat ini menyajikan bukti-bukti yang terpilih dengan cermat bahwa Yesus adalah Mesias Israel dan Putra Allah yang menjelma dan bukan anak angkat. Bukti-bukti yang mendukung termasuk:

(1) tujuh tanda (Yoh 2:1-11; Yoh 4:46-54; Yoh 5:2-18; Yoh 6:1-15; Yoh 6:16-21; Yoh 9:1-41; Yoh 11:1-46) dan tujuh ajaran (Yoh 3:1-21; Yoh 4:4-42; Yoh 5:19-47; Yoh 6:22-59; Yoh 7:37-44; Yoh 8:12-30; Yoh 10:1-21) sebagai penyingkapan Yesus tentang identitas-Nya yang     sebenarnya;

(2) tujuh pernyataan "Aku adalah" (Yoh 6:35; Yoh 8:12; Yoh 10:7; Yoh 10:11; Yoh 11:25; Yoh 14:6; Yoh 15:1). Dengan pernyataan ini Yesus menyatakan secara kiasan peranan-Nya dalam penebusan umat manusia.

(3) Kebangkitan tubuh-Nya dari antara orang mati sebagai tanda terakhir dan puncak pembuktian bahwa Dia memang "Kristus, Anak Allah" (Yoh 20:31).

Injil Yohanes mempunyai dua bagian besar.

(1) Pasal 1-12 (Yoh 1:1-12:50)yang menyajikan kisah penjelmaan dan pelayanan umum Yesus. Sekalipun tujuh tanda yang meyakinkan, tujuh ajaran yang berbobot, dan tujuh pernyataan "Aku adalah" yang menakjubkan, orang-orang Yahudi menolak Yesus sebagai Mesias mereka.

(2) Setelah ditolak oleh umat perjanjian yang lama yaitu Israel, Yesus (pasal 13-21; Yoh 13:1-21:25) memusatkan perhatian pada murid-murid-Nya sebagai inti dari umat perjanjian yang baru (yaitu: gereja yang didirikan oleh-Nya). Pasal-pasal ini mencantumkan perjamuan terakhir (pasal 13; Yoh 13:1-20), ajaran terakhir (pasal 14-16; Yoh 14:1-16:33), dan doa-Nya yang terakhir (pasal 17; Yoh 17:1-25) untuk murid-murid-Nya dan semua orang     percaya.  Kemudian perjanjian baru diresmikan dan ditegakkan oleh kematian (pasal 18-19; Yoh 18:1-19:42) dan kebangkitan-Nya (pasal 20-21; Yoh 20:1-21:25).

Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Delapan penekanan utama menandai Injil ini.

(1) Keilahian Yesus sebagai "Anak Allah" ditekankan. Dari prolog Yohanes dengan pernyataan yang luar biasa, "kita telah melihat kemuliaan-Nya" (Yoh 1:14) sampai akhirnya dengan pengakuan Tomas, "Ya Tuhanku dan Allahku" (Yoh 20:28), Yesus adalah Putra Allah yang menjadi manusia.

(2) Kata "percaya" yang dipakai sebanyak 98 kali adalah sama dengan menerima Kristus (Yoh 1:12) dan meliputi tanggapan hati (bukan saja mental) yang menghasilkan suatu komitmen dari seluruh kehidupan kepada Dia.

(3) "Hidup kekal" adalah konsep kunci dari Yohanes. Konsep ini bukan hanya menunjuk kepada suatu keberadaan tanpa akhir, tetapi lebih mengarah kepada perubahan mutu kehidupan yang datang melalui persatuan dengan Kristus. Hal ini mengakibatkan baik kebebasan dari perbudakan dosa dan setan-setan maupun pengenalan dan persekutuan yang makin bertumbuh dengan Allah.

(4) Pertemuan pribadi dengan Yesus diutamakan dalam Injil ini (tidak kurang dari 27).

(5) Pelayanan Roh Kudus memungkinkan orang percaya mengalami kehidupan dan kuasa Yesus secara terus-menerus setelah kematian dan kebangkitan Kristus.

(6) Injil ini menekankan "kebenaran" -- Yesus adalah kebenaran, Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, dan Firman Allah adalah kebenaran. Kebenaran membebaskan orang (Yoh 8:32), menyucikan mereka (Yoh 15:3) serta berlawanan dengan kegiatan dan sifat Iblis (Yoh 8:44-47,51).

(7) Angka tujuh sangat menonjol: tujuh tanda, tujuh ajaran, dan tujuh pernyataan "Aku adalah" menegaskan siapa Yesus itu (bd. menonjolnya angka tujuh di dalam kitab Wahyu oleh penulis yang sama).

(8) Kata-kata dan konsep lainnya yang utama dari Yohanes adalah: "firman",  "terang", "daging", "kasih", "kesaksian", "tahu", "kegelapan", dan "dunia".
Baca Alkitab Setiap Hari

ALLAH PEDULI PADA UMATNYA

Bacaan : Roma 8: 26 – 30 
Saudara terkasih ....
When someone closes a door, God always opens a window. Ketika seseorang menutup pintu dari kita, maka Allah akan membuka jendela bagi kita. Allah tahu apa yang kita alami dan rasakan setiap saat, oleh sebab itu marilah kita selalu datang kepada-Nya ketika teman/Sehabat meninggalkan kita, ketika pasangan mengecewakan kita, ketika saudara mencerca kita, Dia tahu perasaan yang kita alami bahkan Dia bekerja dalam kekecewaan dan kesedihan hati kita untuk mendatangkan pemulihan bagi kita.
Paulus dalam pembacaan kita saat ini mengingatkan jemaat di Roma, untuk tetap setia dalam segala keadaan yang dialami, karena Tuhan senantiasa bekerja dalam kehidupan kita.
 "Kita tahu" bahwa Allah aktif dalam hidup kita. Ia bukannya tidak peduli dengan apa yang terjadi kepada kita, tetapi senantiasa dan penuh semangat dan penuh arti aktif dalam kehidupan setiap orang percaya. Disamping itu, kita tahu bahwa Allah tidak hanya bekerja untuk umat-Nya, tetapi bahwa Ia berusaha untuk kebaikan mereka. Tentu, kebaikan yang tertinggi - yang menjadi perhatian utama kitab Roma - ialah keselamatan akhir mereka. Bagi Paulus, itu merupakan kebaikan tertinggi yang lebih dari apapun. Kristus telah menyelamatkan umat-Nya melalui kematian dan kebangkitan-Nya sehingga di dalam Dia ada keselamatan kekal.
Ketika kita tahu bahwa Allah begitu peduli dan bekerja dalam kehidupan, maka marilah kita berusaha untuk hidup didalam Dia, berserah kepada-Nya dalam segenap tantangan hidup yang kita hadapi, karena di dalam Dia selalu ada jalan keluar. Terkadang kita merasa semua pintu tertutup bagi kita, namun Dia membuka jendela anugerah-Nya kepada kita untuk memberikan harapan masa depan.SBU

kejuaraan Catur Bali Open Maranatha Cup X tahun 2011

KBRN, Denpasar : Agenda dua tahunan asah otak  bertajuk  kejuaraan Catur Bali Open Maranatha Cup X, akan  digelar, 7-12 November  2011 di Komplek GOR Lila Bhuana Denpasar. Tradisi event ini mengundang pecatur bergelar Grandmaster (GM).
“Kami secepatnya  melakukan koordinasi dengan Pengprov dan PB. Percasi terkait dengan penetapan pecatur bergelar GM  yang bisa  tampil di event ini,” ucap Ketua Panitia Kejuaraan Catur Bali Open Maranatha Cup X/2011, Fredrik Billy, Selasa (4/10).
Fredik Billy menambahkan bahwa panitia membatasi peserta 150 orang, karena  keterbatasan waktu penyelenggaraan. Selain menanti keterlibatan pecatur luar Bali, juga menunggu keterlibatan pecatur Bali baik yang bergelar maupun non gelar.
Peluang bagi pecatur di tanah air khususnya yang lolos PON sebagai ajang try out dan try in bagi pecatur putra Bali yang telah mengantongi tiket ke PON XVIII /2012 Pekanbaru, Riau.
“Panitia sepakat memberi keringanan biaya pendaftaran khusus bagi pecatur putra Bali yang telah lolos PON, tapi tidak bagi pecatur putri yang belum mengikuti Pra-PON. Keringanan biaya pendaftaran 50 persen dari Rp 150 ribu,” ujar Fredrik Billy.
Kejuaraan Catur Bali Open Maranatha Cup X, memperebutkan hadiah total Rp 15 juta, dan bagi sang juara memperoleh hadiah Rp 5 juta.
Pendaftaran ditutup menjelang pertemuan teknik 07 November  2011, atau menjelang berlangsungnya babak pertama dari 9 babak yang dimainkan.
Dibagian lain Pendeta GPIB jemaat  Maranatha Denpasar, Adriano Wangkay, STh  menjelaskan, kegiatan ini merupakan aplikasi pentingnya sosialisasi sebagai warga negara.
“Kami tak sekedar melulu ibadah, tapi juga menempatkan sosialisasi melalui kegiatan olahraga yang bisa memberi kontribusi kepada Bali khususnya Percasi. Event ini salah satu kegiatan diluar Ibadah yang dikaitkan dengan HUT ke-63 GPIB  di Jemaat  Maranatha Denpasar,” tuturnya. (Supriyono/AKS)
(Editor : Agus K Supono)
http://www.rri.co.id/index.php/detailberita/detail/1649

 









  
 

DOA; sangat besar kuasanya

YESUS MEMBUATMU BERHARGA