TUBUH ALAMIAH DAN TUBUH ROHANIAH


14 mei 2010 Khotbah BPK

Bacaan 1 Korintus 15 : 42-44

Pendahuluan
Berbicara tentang kematian dan kebangkitan orang dari kematian, selalu menjadi pembicaraan hangat dikalangan manapun. Kenyataan ini disadari pada fakta bahwa semua manusia akan mati. Meskipun dalam pemberitaan-pemberitaan/khotbah-khotbah gereja (terlebih dalam peristiwa kematian) selalu dikumandangkan bahwa akan ada kebangkitan dari kematian, tetap saja banyak orang yang masih ada dalam kegalauan kalau tidak dikatakan ”tidak percaya pada kebangkitan kelak”.

Keadaan ini juga melanda kehidupan orang percaya yang berada di korintus sebagaimana diungkapkan dalam ayat 12 : ”Bagaimana mungkin ada diantara kamu yang mengatakan tidak ada kebangkitan orang mati? Rupanya ada beberapa orang dalam jemaat Korintus yang menyangkal kebangkitan orang mati, dan dengan demikian mereka menyangkal kebangkitan Kristus dan kebangkitan mereka sendiri. Bagi Paulus ini menjadi persoalan teologis yang sangat serius, oleh karena itu Paulus memberikan kesaksian iman Kristen berkaitan dengan persoalan kematian dan kebangkitan orang mati melalui suratnya khusus pada bagian pembacayaan ini.

Pemahaman Isi
Rasul  Paulus memulai penjelasannya dengan menjawab pertanyaan yang timbul dari akal manusia yang hendak menentang kebangkitan itu (yang oleh Paulus disebut sebagai orang bodoh). Ada dua pertanyaan  yang diajukan yang kalau kita mau jujur sebenarnya itu juga menjadi pertanyaan kita.

1.      Bagaimanakah orang mati dibangkitkan?
Menjawab pertanyaan yang pertama ini, Paulus merasa perlu memakai ilustrasi tumbuh-tumbuhan yang dapat kita lihat setiap hari. Bahwa ada banyak jenis biji-bijian jika ditabur atai disemai akan tumbuh menjadi pohon. Dimana bijinya akan membusuk, menjadi rusak atau harus mati dulu, dimana dari yang busuk, rusak dan mati itu, tumbuh suatu tanaman yang hidup. Hal ini hendak menjelaskan bahwa ada perubahan, khususnya tentang tubuh manusia dalam proses kebangkitaNya, itulah peristiwa ajaib yang hanya dapat dilakukan oleh ALLAH (ayat 42)
2.      Dengan tubuh apakah mereka akan dibangkitkan?
Dalam ayat 38 disampaikan bahwa ALLAH memberikan tubuh pada masing-masing makhluk menurut kehendakNya. Khusus tentang manusia, ia menjelaskan mengenai tubuh alamiah/duniawi dan tubuh rohaninya/sorgawi. Hal ini hendak menggambarkan tentang mati dan bangkitnya manusia. Dengan kata lain, ada unsur yang fana (binasa) dan unsur yang baka (kekal). Dengan menunjuka pada benda-benda yang memiliki kemuliaannya masing-masing. Paulus hendak menegaskan bahwa tubuh yang dibangkitkan berbeda  dengan tubuh yang dikuburkan. Contohnya  kebangkitan orang mati. Tubuh/duniawi/alamiah ditaburkan dalam kebinasaan atau disediakaan untuk menjalani kehidupan di dunia ini, akan sakti, rusak, mati, menjadi busuk dalam kubur dan binasa, tetapi tidak demikian halnya dengan tubuh sorgawi/rohaniah. Tubuh sorgawi itu bebas dari penyakit, kelemahan dan kematian alias tidak dapat binasa.

Semua kesaksian ini hendak mengantar orang percaya, baik di Korintus maupun kita yang hidup sekarang ini untuk tidak akan pernah meragukan kuasa Allah bagi kehidupan kita sekarang dan yang akan datang .

PENERAPAN
Setiap manusia cepat  atau lambat akan tiba pada akhir perjalanannya di dunia ini. Atau dengan kata lain semua manusia siapapun ia akan mati.Tetapi kita sebagai orang percaya memahami bahwa kita pun pasti akan dibangkitkan ALLAH seperti yang dilakukanNYA atas Kristus Yesus. Oleh sebab itu melalui kesaksian Paulus ini, hendaknya setiap kita mengimani dan mengamini Kristus yang telah menang atas kematian, agar kita tidak mudah diombang-ambingkan dengan berbagai ajaran yang tidak benar. Setialah kepada Kristus karena IA telah membuka rahasia hidup kita yang percaya kepadaNya, kini dan di kehidupan yang akan datang.

Tidak ada komentar :

DOA; sangat besar kuasanya

YESUS MEMBUATMU BERHARGA