JADWAL IBADAH NATAL 2010 DAN TAHUN BARU 2011

Jumat,  24 Desember 2010
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Anna Aminah Hamid

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 21.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana) | Jam 21.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol

Sabtu,  25 Desember 2010
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 05.30 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel  | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana)  | Jam 07.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Anna Aminah Hamid

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 10.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol


Minggu,  26  Desember 2010
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 05.30 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.  ( Pelayanan Baptisan Kudus Masal )

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam.18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Stella Thomas-Rompas, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana)  | Jam 07.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Ester Taunu, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 10.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Anna Aminah Hamid

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol
Jumat,  31  Desember 2010
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si. 

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 21.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si. 

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana) | Jam 21.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Anna Aminah Hamid

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol


Sabtu,   01 Januari  2011
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Adriano Wangkay, S.Th.

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana)  | Jam 07.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 10.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Loide Rahmanto-Siagian, S.Si

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol


Mingu,   02 Januari  2011
Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 05.30 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Retno W. Siahaan, S.Th.

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam. 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Anna Aminah Hamid. 

Gereja Maranatha | Jl. Surapati 11 Denpasar | Jam.18.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta N Rosalina S. Lawalata, S. Si Teol

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Immanuel | Jl. P. B. Sudirman ( Belakang RSAD Udayana)  | Jam 07.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Loide Rahmanto-Siagian, S.Si

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Praja Rakcaka  | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Stella Thomas-Rompas, S.Th.

Pos Pelayanan Gereja Oikoumene Damai Sejahtera Dalung  | Jl. Kebo Iwa Dalung  | Jam 10.00 Wita | Pelayan Firman : Pendeta Ny. Ester Taunu, S.Th.

Pos PelKes Negara, Kabupaten Jembrana   | Jam 09.00 Wita | Pelayan Firman : Penatua Agustinus

Pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan | Jam 09.00 | Pelayan Firman : Pendeta Arnold O. M. Sihite, S.Si.

DIBERKATILAH ENGKAU DI ANTARA SEMUA PEREMPUAN

Lukas 1:42-45

            Orang selalu berlomba untuk menjadi ‘nomor satu’ dalam hidup ini. Dan orang akan sangat bangga kalau ia berhasil dinobatkan menjadi ‘nomor satu’. Majalah atau surat kabar biasanya mempublikasikan nama-nama mereka yang berpredikat ‘nomor satu’ dalam hidup ini : siapa orang paling kaya di dunia, siapa orang paling berkuasa di dunia, siapa orang yang penghasilannya paling besar di dunia, siapa perempuan yang paling cantik di dunia dan seterusnya.
            Menurut saudara, siapakah istri  ‘paling bahagia’ di antara isteri-isteri yang ada di dunia? Beberapa orang mengatakan bahwa isteri yang paling bahagia di antara isteri-isteri yang ada di dunia adalah Hawa, isteri Adam. Sebab menurut orang-orang itu, Hawa tidak mempunyai mertua. Jadi sebagai isteri Adam, Hawa tidak pernah terlibat konflik dengan mertua, terutama ibu. Itu menurut pendapat  beberapa orang. Dan pendapat itu belum tentu benar.
            Menurut saudara, siapakah perempuan  ‘paling bahagia’ di antara perempuan-perempuan yang ada didunia? Menurut Alkitab, Maria dari Nazaret, tunangan Yusuf adalah perempuan ‘paling bahagia’ di antara perempuan-perempuan di dunia. Injil Lukas 1:41-42 mengatakan :”Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring : “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan-perempuan dan diberkatilah buah rahimmu”. Roh Kudus, Roh Allah, Allah sendiri yang menyuruh Elisabet mengatakan bahwa Maria adalah perempuan ‘paling bahagia’ di antara perempuan-perempuan yang ada di dunia. Sebagai bukti konkrit bahwa Maria adalah perempuan ‘paling bahagia’ di antara perempuan-perempuan yang ada di dunia adalah sambutan yang penuh sukacita dari bayi dalam rahim Maria. Yohanes yang waktu itu masih seorang bayi dalam rahim elisabet, melonjak kegirangan ketika mendengar salam Maria. Yohanes melonjak kegirangan dalam rahim elisabet sebaab yang sedang berada di rumah mereka adalah Ibu dari Mesias, Sang Penyelamat yang dari Allah adalah seorang perempuan biasa. Maria bukan anak bangsawan terhormat. Maria bukan anak pengusaha paling kaya. Maria bukan anak penguasa paling berkuasa. Maria bukan seorang  politikus terkenal. Maria berasal  dari keluarga sederhana yang tinggal di Nazaret, sebuah kota kecil di daerh Galilea.  Sekalipun Maria hanyalah  seorang perempuan biasa, Allah berkenan memilih Mariah untuk mengandung, melahirkan, dan membesarkan Mesias, Sang Penyelamat dari Allah. Ketika Allah mencari seorang perempuan untuk mengandung, melahirkan, dan membesarkan Mesias, Sang Penyelamat dari Allah, Allah tidak memilih seorang perempuan dari kalangan ‘terhormat’. Allah justru memilih Maria, seorang perempuan biasa dan keluarga sederhana. Sebab yang menjadi ukuran bagi Allah bukan penampilan luar dari perempuan itu, yaitu kecantikannya atau status sosialnya. Yang menjadi ukuran bagi Allh adalah penampilan dalamnya, yaitu yang bebas dari kejahatan, hati yang bebas dari kebencian, hati yang bebas   dari dengki, hati yang bebas dri dendam. Yang dibutuhkan adalah seorang perempuan yang rendah hati, seorang perempuan yang hidup takut akan Tuhan. Allah mengetahui bahwa Maria adalah perempuan yang paling tepat untuk mengemban tugas yang mulia, yaitu mengandung, ,elahirkan, dan membesarkan Mesias, Sang Penyelamat dari allah. Sebab hatinya bersih, tidak menyimpan dengki. Karena itu ketika harus  menghadap allah dalam ibadah, jangan hanya mengutamakan penampilan luar seperti : pakai pakaian yang bagus, berdandan dengan rapih, dan sebagainya. Itu memang perlu. Tetapi yang sangat perlu adalah membershkan hati kita dari segala macam kejahatan seperti : kebencian, dendam, iri, dan sebagainya. Supaya kita berkenan di hadapan Allah.
---mfm-SGD-K—12---

JANGAN TAKUT HAI ZAKHARIA SEBAB DOAMU TELAH DIKABULKAN

Bacaan : Lukas 1 : 5 -13

Sehubungan dengan penyelenggaraan ibadah kepada Allah, raja Daud membagi para imam dalam 24 kelompok Abia termasuk dalam kelompok ke delapan (1Tawarikh 24:10). Imam Zakharia termasuk dalam kelompok Abia dalam penyelenggaraan ibadah kepada Allah di Bait Suci. Sebagai seorang imam yang bertugas dalam penyelenggaraan ibadah kepada Allah, Zakharia selalu berusaha untuk menjadi seorang hamba Tuhan yang baik, yang setia, yang taat. Tidak hanya Zakharia yang selalu berusaha untuk hidup benar dihadapan Allah. Elisabet, istri Zakharia juga selalu berusaha untuk hidup benar di hadapan Allah. Dengan demikian kita boleh mengatakan bahwa Zakharia dan Elisabet istrinya, menjadi kesayangan Allah. Sebab mereka hidup menyenangkan hati Allah.
            Selama menikah dengan Elisabet, Zakharia dan Elisabet tidak memperoleh anak. Sebab Elisabet tidak bias mengandung dan melahirkan anak karena mandul. Sebagai pasangan suami istri, Zakharia dan Elisabet tidak hanya berusaha supaya bisa memperoleh anak. Zakharia dan Elisabet juga terus menerus memohon kepada Tuhan melalui setiap doa yang mereka panjatkan kepada Allah, agar Allah berkenan memberikan kepada mereka anak sebagai “berkat” dalam hidup mereka sebagai suami istri. Tetapi sampai Zakharia dan Elisabet lanjut usia, mereka mereka tidak memperoleh anak. Mengapa Allah tidak mengabulkan permohonan  orang-orang seperti Zakharia dan Elisabet yang menjadi kesayangan-Nya? Apa kesalahan Zakharia dan Elisabet yang membuat Allah tidak mengabulkan permohonan mereka?
            Allah tidak mengabulkan permohonan Zakharia dan Elisabet bukan karena mereka berbuat kesalahan terhadap Allah. Allah tidak mengabulkan permohonan Zakharia dan Elisabet bukan karena Allah tidak lagi menyayangi kedua hamba-Nya itu. Allah tidak mengabulkan permohonan Zakharia dan Elisabet karena bagi Allah, belum tiba saatnya untuk mengabulkan permohonan kedua hamba-Nya itu. Allah tidak mengabulkan Zakharia dan Elisabet karena Allah menunggu saat yang tepat untuk memberikan kepada Zakharia dan Elisabet anak yang mereka minta dari Allah. Injil Lukas 1 menceritakan, setelah Zakharia dan Elisabet lanjut usia, Allah mengutus malaikat-Nya untuk menemui Zakharia dan menyampaikan berita sukacita dari Allah bahwa Allah berkenan mengabulkan permohonan Zakharia dan Elisabet. Allah akan memberikan kepada Zakharia dan Elisabet seorang anak laki-laki. Ketika Zakharia sedang bertugas sebagai Imam di Bait Suci, malaikat Allah menemui Zakharia dan berkata kepada Zakharia : ”Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, istrimu akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes” (Lukas 1:13).
            Setelah mendengar berita sukacita dari Allah yang disampaikan oleh malaikat, seharusnya Zakharia meresponi berita sukacita dengan luapan sukacita. Sebab akhirnya Zakharia dan Elisabet bisa memiliki anak dalam perkawinan mereka. Tetapi Zakharia memberikan respon sebaliknya atas berita sukacita itu. Zakharia tidak percaya kepada berita yang disampaikan malaikat Allah. Zakharia meragukan kebenaran Firman Allah yang disampaikan melalui malaikat. Sebab Elisabet tidak hanya mandul. Elisabet juga telah lanjut usia. Menurut akal sehat manusia, sangat tidak mungkin bagi Elisabet yang mandul dan telah lanjut usia untuk mengandung dan melahirkan anak.
            Allah adalah Bapa Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dia selalu mendengar setiap doa yang kita panjatkan dan Dia pasti mengabulkan setiap permohonan yang kita sampaikan kepada-Nya. Tetapi Allah akan memberikan ’yang kita minta kepada-Nya’ bukan menurut waktu yang kita tentukan. Allah akan memberikan ’yang kita minta kepada-Nya’ menurut waktu yang Dia sendiri tentukan. Cukup lama Zakharia dan Elisabet memohon kepada Allah agar Allah berkenan memberikan kepada mereka anak dalam perkawinan mereka. Setelah Zakharia dan Elisabet lanjut usia, barulah Allah memberikan  kepada mereka ’yang mereka minta kepada Allah’, Elisabet yang telah lanjut usia itu mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki.
            Allah adalah Bapa Maha Pengasih dan Penyayang. Dia selalu mendengar setiap doa yang kita panjatkan dan Dia pasti mengabulkan setiap permohonan yang kita sampaikan kepada-Nya. Tetapi Allah akan memberikan ’yang kita minta kepada-Nya’ bukan menurut keinginan    kita. Allah akan memberikan ’yang kita minta kepada-Nya’ sesuai ’yang kita butuhkan dalam hidup kita.
            Karena itu jangan pernah marah kepada Allah kalau Allah belum memberikan kepada kita  ’yang kita minta kepada-Nya’. Belajarlah dari cerita tentang Zakharia dan Elisabet .  juga jangan pernah marah kepada Allah kalau Allah memberikan ’sesuatu yang lain, yang berbeda’ dari yang kita minta kepada-Nya. Sebab Allah mengabulkan permohonan kita bukan menurut ’yang kita inginkan’, melainkan sesuatu dengan ’yang kita butuhkan’. Sebab Allah lebih mengetahui apa yang paling kita butuhkan dalam hidup ini.
---mfm----SGD-K-12----

DOA; sangat besar kuasanya

YESUS MEMBUATMU BERHARGA