PENGANTAR YANG ADIL

Bacaan  1 Yohanes 2 : 1 – 6

Dosa adalah sebuah fakta yang terjadi juga di dalam hidup orang Kristen (1Yoh. 1:8) karena sebagai manusia, ia tidak terbebas dari dosa. Akan tetapi, selalu ada pengampunan bagi dosa yang diakui (1 Yoh. 1 : 19). Itulah pengajaran Yohanes kepada para pembaca suratnya. Lebih jauh dari itu, dosa berakibat fatal bagi kehidupan orang percaya. Hubungan dengan Allah menjadi terputus dan manusia menjadi terpisah dari Allah.
Yohanes memang menginginkan pembacanya serius memperhatikan masalah dosa.
 Ia berharap mereka tidak berbuat dosa (ayat 1), karena dosa dapat merusak persekutuan mereka dengan Allah (1 Yoh. 1 : 6). Ketika persekutuan dengan Allah terputus karena dosa, kita memiliki seorang Pengantara, yaitu Yesus Kristus. Ia mengorbankan diri-Nya untuk menggantikan kita, dan dosa seluruh dunia. Pengorbanan-Nya telah membuat jurang pemisah antara Allah dan manusia terjembatani. Itu berarti persekutuan manusia dengan Allah dipulihkan.
Orang yang telah mengalami pemulihan digambarkan dengan orang yang mengenal Allah. Orang yang mengenal Allah dicirikan dengan kesediaan menuruti perintah-Nya yaitu untuk tidak hidup lagi di dalam dosa. Dosa bisa saja mencoba masuk, tetapi dosa tidak lagi bisa menguasai hati kita. Yesus Kristus sudah mendirikan takhta-Nya di sana! Maka orang yang tinggal di dalam Dia harus hidup sebagaimana Yesus hidup. Hidup dalam persekutuan dengan Allah, setia dan taat melakukan perintah-Nya. Orang yang mengenal Allah akan bertumbuh dalam kebenaran karena Allah adalah benar. Bukan berarti bahwa ia akan hidup tanpa dosa, tetapi ia akan hidup dan bergerak berdasarkan kebenaran Allah. Sudahkan kita seperti itu?
SBU, Kamis, 29 Mar 2012
KJ.368 : 3
Doa : (Terima kasih Kristus untuk kesediaan-Mu menjadi pengantara bagi kami)

Tidak ada komentar :

DOA; sangat besar kuasanya

YESUS MEMBUATMU BERHARGA