UMAT YANG TIDAK BERPENGERTIAN

Bacaa Hosea 4 : 11 – 19 
Saudara terkasih .......
Bagaikan Gomer yang terseret dan kemudian tersesat dalam kenikmatan perzinahan, demikian umat Tuhan terseret dan tersesat dalam penyembahan kepada Baal. Cara hidup Israel seperti ini telah menyebabkan anak-anak Israel berzinah (ikut menyembah Baal). Hidup generasi tua tidak menjadi contoh yang baik baga generasi muda. Para imam membiarkan Israel terseret dalam kebodohan mereka. Bangsa yang dulu hidupnya pernah diterangi oleh Allah, dapat berpaling dan berdoa kepada ilah yang terbuat dari kayu. Hal ini mengungkapkan adanya "kekacauan pikiran" secara rohani (Yeh 21:21). Sebagai pengganti dan sekaligus sebagai saingan Bait Allah di Yerusalem, mereka mendirikan tempat ibadah yang menarik di puncak-puncak gunung.
Melalui Hosea, Allah mengingatkan Yahuda (saudara di Israel Selatan) agar tidak mengunjungi tempat-tempat favorit saudara-saudaranya di Utara yang disebutnya Bet Awen ("rumah kejahatan"). Mereka yang menyembah berhala seperti ini akan dipermalukan oleh Allah.
Dalam kehidupan sekarang, masih banyak orang yang disebut manusia modern mempercayai kuasa kegelapan. Mereka melakukan hal ini dengan berbagai alasan yang bertentangan dengan iman. Tidak ketinggalan ada anak-anak Tuhan yang hidup dalam kegelapan seperti ini. Hal ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak berpengertian yang benar tentang Allah dan keimanannya. Kita menjadi heran ketika kita emndengar seorang pengikut Tuhan yang setia, begitu mengalmai kesulitan, setelah merasa doanya tidak dikabulkan Tuhan, mencari kekuatan lain diluar Tuhan. Siapapun yang membujuk kita ketika kita berada dalam keadaan kritis sekali pun untuk bergantung pada kekuatan lain, patut kita tolak. Mari membangun satu kehidupan iman yang benar, agar kita menjadi umat yang berpengertian (band. Efesus 4 : 13,14). Karena kehidupan yang tidak berpengertian akan runtuh.SBU, Rabu 22 Februari 2012

Pesan DEWAN-PERSEKUTUAN KAUM PEREMPUAN GPIB


Salam Sejahtera ,
Kita patut bersyukur, karena dalam perjalanan hingga 47 tahun ini, Tuhan telah memimpin dan memberkati pelayanan Pelkat-PKP GPIB.  Seumpama hidup ini sebuah perahu dan tahun 2012 adalah  lautan lepas, kita baru mengangkat sauh dan memulai pelayanan. Segala  asa tentang  hidup yang lebih cerah menggumpal di dada. 
Langit cerahkah yang akan kita jelang ?  Entah … Tetapi  apa-pun  itu  : “eben - haezer.”     Apa itu ??    Suatu kali di suatu masa , untuk mengenang karya kasih dan pertolongan Tuhan dalam hidup  bangsanya , Samuel   mendirikan  batu  peringatan, Ia menamainya : eben-haezer , yang  artinya : sampai  disini Tuhan menolong kita. 
Bertolak dari sana, mereka  jelang  hari esok  dengan keyakinan  iman  :   Tuhan   sudah menyertai  mereka  dimasa  lalu ,  Tuhan  pula   yang  akan menyertai  mereka  di masa  yang  akan   datang. 
Dengan  keyakinan  itulah  Pelkat PKP GPIB  menyambut Hari Ulang Tahun yang ke-47, pada tanggal 18 Pebruari 2012, dengan Tema : “MANUSIA BARU YANG TERUS MENERUS DIBAHARUI“ (Ef.4:23-24) dan Sub Tema : “PEREMPUAN YANG DINAMIS, KREATIF DAN MISSIONER”, diharapkan Ibu - Ibu dapat berperan terus mengembangkan diri untuk terlibat dalam gerak pelayanan  gereja dan  masyarakat serta meningkatkan aspek spritualitas dalam keluarga , karena keluarga adalah unit terkecil yang mampu memberikan kontribusi positif bagi terciptanya sebuah tatanan kehidupan yang ideal ditengah masyarakat dan gereja.
Dalam kedudukan dan fungsinya , terus menerus memerlukan dinamika (gerak dari dalam) yang mendorong kreativitas perempuan mencari dan menemukan sesuatu pembaruan , untuk menjadi teladan  dan  pembaru dalam misi  Tuhan.
Pelayanan dengan komitmen dan penghayatan tidak gampang.  Kita   dapat   memiliki  seribu satu macam alasan untuk tidak melayani..  mulai    dari    alasan sibuk sampai tidak  bisa… atau barangkali kita telah terlibat dalam  pelayanan , tetapi tidak melakukannya  dengan sungguh - sungguh.  Didepan... berbagai  tantangan  terus  datang , hingga  kita  harus  selalu menjaga  komitmen terhadap  pelayanan.  Oleh karena itu mari  kita berjuang untuk komitmen yang telah dibuat.  Meski  rintangan menghadang langkah , bersama Yesus kita terus melangkah …  Selamat Ulang Tahun…
Dirgahayu  Persekutuan Kaum Perempuan GPIB !

         DEWAN PKP GPIB 2010-2015
*Norry Mangindaan   *Ciska sutopo
*Maria Albertina Marentek   *Schelly Tuelah
*Lily Kasengkang *Sarah Eleonora Ngantung
*Luane  Maudie Tauran  *Augustina Elisabeth Pandeiirot

IKUT MENANGGUNG KESALAHAN

Bacaan  Kitab  Bilangan 30 : 10 – 16

Dalam sistem masyarakat yang patriarkhat peran dan fungsi laki-laki sangat dominan. Janji dan nazar seorang perempuan dapat dibatalkan oleh laki-laki dalam kedudukannya sebagai suami (13). Suami yang mendengar isterinya bernazar dan tidak mengatakan apapun, maka nazar sang isteri tetap berlaku. Jika sang suami tidak menyetujui nazar isterinya dan pada saat itu juga membatalkannya dengan tegas, nazar sang isteri menjadi tidak berlaku. Masyarakat masa kini yang hidup dalam paham kesetaraan gender merasa sulit untuk memahami hal ini. Satu hal yang penting dihayati, bahwa dalam sebuah keluarga harus ada seorang yang bertanggungjawab. 

Keluarga merupakan persekutuan yang utuh. Perbuatan seorang anggota keluarga berdampak pada anggota keluarga lainnya. Tindakan seorang anak yang masih dalam asuhan orangtua menjadi tanggungjawab orangtua (khususnya ayah). Itu juga yang nampak pada ayat 15. Suami yang membatalkan nazar isterinya setelah berlalu sekian waktu lamanya, dinyatakan ikut menanggung akibat kesalahan isterinya. Laki-laki sebagai kepala keluarga harus mampu membimbing keluarganya dan memikul tanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di keluarga. Begitulah seharusnya sikap iman kita jika kepada kita diberi tanggungjawab untuk melaksanakan tugas atau peran tertentu. Tugas dan peran juga diberikan kepada perempuan yang harus dilaksanakan juga secara bertanggungjawab.

Sering terjadi untuk menghindari ketegangan antara suami-isteri, sang suami (atau isteri) mengambil sikap berdiam diri. Ketika permasalahan muncul, perbuatannya berdampak kepada pasangannya bahkan keluarganya. Perlu dijalin komunikasi yang baik di dalam keluarga supaya semua anggota keluarga saling memberikan kontribusi yang positif. (SBU, Rabu 15 Feb 12 )

KETIKA COBAAN TAK KUNJUNG HABIS

Bacaan Daniel 11 : 2 – 13
Saudara Terkasih ...
Pada waktu penglihatan ini dinyatakan orang Israel sudah kembali ke negerinya, tapi Daniel tetap tinggal di Babel. Lagi-lagi ini tentang kesusahan besar (10:1) yang akan terjadi pada hari-hari terakhir (10:14). Memang mereka sudah dibebaskan namun berbagai-bagai pencobaan masih akan terjadi. Bangsa-bangsa lain akan berulah sehingga posisi Israel nantinya akan terjepit. Seluruh perkataan dalam perikop ini kemudian terbukti dan dicatat dalam sejarah.

Pertanyaannya, apakah semua kesusahan yang akan datang itu masih merupakan kelanjutan dari penghukuman terhadap Israel?
 Apakah Allah tidak sungguh-sungguh melepaskan umat-Nya? Jika saudara baru saja terlepas dari satu kesusahan tapi masuk lagi ke dalam kesusahan yang lain, bagaimana perasaan saudara? Jengkel dan lama-kelamaan mungkin frustrasi. Begitulah hidup kita. Kesusahan sering datang bukan hanya karena kesalahan kita, melainkan juga karena ulah orang lain. Sementara itu banyak orang berpikir bahwa Tuhan tidak serius dalam mengampuni dan menolong. Buktinya, pencobaan datang silih berganti dan kita merasa belum lepas dari murka Allah. Tidak sedikit orang yang berusaha memulai hidup baru - setelah terbebas dari dosa - kemudian datang musibah, dan mereka masih menganggap itu sebagai ganjaran atas dosa yang lama. Akibatnya, orang tidak dapat menikmati pengampunan. Benarkah Tuhan terus menghukum kita seperti seorang pendendam yang tiada habisnya mengumbar kemarahan?!
Semua pertanyaan di atas harus dijawab begini, Tuhan tidak pernah main-main bila Ia mau mengampuni kita. Kalau setelah itu kita masih mengalami banyak kesulitan, itu bukan bagian dari hukuman, melainkan kenyataan hakiki hidup manusia. Pengalaman kita mengatakan, sekalipun kita sudah berusaha hidup benar di hadapan Tuhan, menjauhi kejahatan dan menaati firman-Nya, kita tidak dapat seluruhnya terbebas dari pencobaan. Kesalahan yang dilakukan orang lain dapat berdampak pada diri kita, tapi Tuhan mengantar kita untuk melewati kesulitan demi kesulitan itu. Mata Tuhan tertuju pada orang-orang yang telah diampuni-Nya agar mereka kuat di dalam semua kenyataan hidup, baik atau tidak baik. Ia mendampingi, menghibur dan meneguhkan iman kita agar kita mampu melewatinya.( SBU, 10 Feb 2012)

JANGAN BESAR KEPALA

Bacaan : Daniel 8 : 5 – 8 Saudara terkasih ...
Hidup ini penuh kejutan. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian. Kalau hari ini kita merasa kuat, kita tidak tahu apakah besok kita akan tetap kuat. Kalau kita sedang berada 'di atas angin', kita juga tidak bisa memastikan apakah akan terus seperti itu. Tidak ada satupun yang tetap, semuanya berubah dan akan terus begitu.
Itulah yang dialami oleh sang domba jantan, yang pada bacaan sebelumnya begitu perkasa dan tak terkalahkan oleh apapun.
 Tapi kali ini ia justru menjadi pecundang sewaktu berhadapan dengan seekor kambing ajaib yang hanya dengan satu tanduk mampu membuatnya tak berdaya. Seperti biasa, bintang 'sang pendatang baru' selalu bersinar lebih terang daripada yang lama. Setelah tanduk lambang kekuatannya patah maka 'mantan jawara' yang pernah disegani itu kini dilupakan. Tapi kemudian apa yang disebut tabiat lama kini terulang lagi, sang jawara baru itu membesarkan dirinya, dan pada puncaknya patahlah tanduknya yang satu itu. Ia pun 'habis' dan dilupakan.
Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah ini ialah, janganlah kita merasa sudah paling segala-galanya. Paling pandai, paling bijaksana, paling kuat, paling saleh, paling baik, paling benar, dan seterusnya. Kalau kita menganggap begitu bisa jadi karena kita belum pernah bertemu orang yang lebih dari kita. Ketika kita merasa sudah segala-galanya, sesungguhnya itulah titik kritis kita sebab orang yang terlena dengan perasaan aman yang dibangunnya sendiri akan mudah terhempas oleh masalah yang datang tiba-tiba. Siapa yang berpikir ia tidak mungkin lemah dan dapat dikalahkan, justru ia sudah kalah saat itu juga! Satu lagi, mungkin kita tidak mau disamakan dengan domba atau kambing dalam kisah ini. Tapi begitulah tabiat kita, setelah berhasil sampai di puncak lalu menjadi besar kepala, atau dalam pepatah Jawa 'gede rumangsa'. Padahal, bila kita mau mempersembahkan semua itu kembali kepada Tuhan, kita akan bertahan. Tuhan pasti mempertahankan segala sesuatu yang membuat nama-Nya harum. SBU,  Rabu, 08 Feb 2012

HUT Pelayanan Kategorial Persekutuan Teruna ke-29 Pesta Aneka KrEasi Teruna (PAKET)

KETENTUAN LOMBA-LOMBA

 A.     LOMBA DEBAT
1)      Tema: Teruna dan Teknologi.
2)      Peserta lomba debat adalah teruna-teruni GPIB Maranatha Denpasar, kelas Eka dan Dwi.
3)      Masing-masing sekpel Persekutuan Teruna mengirim satu kelompok debat. Khusus sekpel yang berjumlah lebih dari 20 orang anggota (Maranatha dan Efatha) boleh mendaftar lebih dari satu kelompok debat.
4)      Satu kelompok debat terdiri dari 3 orang anggota dan tiap anggota kelompok wajib mengeluarkan pendapat/sanggahan saat debat berlangsung.
5)      Satu orang teruna hanya boleh bergabung dalam satu kelompok debat saja.
6)      Peserta debat tidak diperkenankan menggunakan alat bantu selama proses lomba debat berlangsung. Alat bantu yang dimaksudkan adalah seperti laptop, PDA, i-Pad, telepon genggam/HP, kalkulator, kamus, ensiklopedia, dan sebagainya.
7)      Pendaftaran lomba debat adalah melalui kak Amel atau bisa melalui kakak layan/motivator sekpel masing-masing, mulai hari Minggu, 15 Januari 2012 s/d hari Kamis, 26 Januari 2012 pk.17.00
8)      Lomba  debat akan diakan pada hari Minggu, 29 Januari 2012 (jika ada perubahan tanggal akan diberitahukan pada saat IMPT).

 B.     LOMBA CERDAS CERMAT ALKITAB (CCA)
1)      Peserta lomba CCA adalah teruna-teruni GPIB Maranatha Denpasar, kelas Eka dan Dwi.
2)      Masing-masing sekpel PT mengirimkan satu kelompok. Khusus sekpel yang berjumlah lebih dari 20 orang anggota (Maranatha dan Efatha) boleh mendaftar lebih dari satu kelompok CCA.
3)      Satu kelompok CCA terdiri dari 3 orang anggota dan harus terdiri dari perwakilan kelas Eka dan Dwi.
4)      Satu orang teruna hanya boleh bergabung dalam satu kelompok CCA saja.
5)      Peserta CCA tidak diperkenankan menggunakan alat bantu selama proses lomba CCA berlangsung. Alat bantu yang dimaksudkan adalah seperti laptop, PDA, i-Pad, telepon genggam/HP, kalkulator, kamus, ensiklopedia, dan sebagainya.
6)      Materi lomba CCA adalah bahan pengajaran IMPT selama triwulan terakhir 2011 (materi IMPT bulan Oktober-Desember 2011) ditambah dengan materi seputar pengetahuan umum Alkitab.
7)      Pendaftaran lomba CCA adalah melalui kak Amel atau bisa melalui kakak layan/motivator sekpel masing-masing, mulai hari Minggu, 15 Januari 2012 s/d hari Kamis, 26 Januari 2012 pk.17.00
8)      Lomba CCA akan diakan pada hari Minggu, 29 Januari 2012 (jika ada perubahan tanggal akan diberitahukan pada saat IMPT).

C.      LOMBA FOTOGRAFI
1)      Tema: Technology Addicted (Kecanduan Teknologi).
2)      Peserta lomba Fotografi adalah teruna-teruni GPIB Maranatha Dps, kelas Eka dan Dwi.
3)      Satu orang peserta hanya boleh mengirimkan satu buah karya foto saja.
4)      Hasil foto merupakan hasil karya pribadi peserta, bukan hasil karya orang lain atau diambil dari internet.
5)      Hasil foto dibuat dengan kamera manual (bukan kamera digital atau kamera HP).
6)      Hasil foto tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
7)      Hasil foto belum pernah dilombakan sebelumnya.
8)      Peserta harus mencantumkan judul dan spesifikasi hasil foto.
9)      Hasil foto yang dikumpul berukuran 10 R
10)   Hasil foto dikumpul dengan mencantumkan data pribadi peserta (nama lengkap, umur, alamat, no telp, dan nama sekpel PT) di belakang hasil foto.
11)   Hasil foto dikumpulkan melalui kak Gilda atau bisa melalui kakak layan/motivator sekpel PT masing-masing mulai tanggal 29 Januari 2012 s/d 12 Februari 2012 pk.12.00.
12)   Pengumuman pemenang lomba fotografi akan diumumkan setelah Ibadah Syukur HUT Pelkat PT ke-29 (pada saat perayaan). Namun, jika sampai tgl 12 Februari 2012 peserta lomba fotografi kurang dari 6 orang, maka lomba fotografi ini akan ditiadakan/dibatalkan (harap dimaklumi ^_^).

D.     LOMBA KARYA TULIS ILMIAH (KTI)
1)      Tema: Teruna, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
2)      Peserta lomba KTI adalah teruna-teruni GPIB Maranatha Dps, kelas Eka dan Dwi.
3)      Satu orang peserta hanya boleh mengirimkan satu buah karya tulis saja.
4)      Karya tulis merupakan hasil karya pribadi peserta, bukan hasil karya orang lain atau diambil dari internet.
5)      Karya tulis diketik pada kertas HVS ukuran A4 dengan format penulisan jarak 2 spasi, menggunakan jenis huruf Times New Romans (12pt).
6)      Karya tulis dibuat sepanjang 3-5 halaman.
7)      Karya tulis dikumpulkan melalui kak Gilda atau bisa melalui kakak layan/motivator sekpel PT masing-masing mulai tanggal 29 Januari 2012 s/d 12 Februari 2012 pk.12.00.
8)      Pengumuman pemenang lomba KTI akan diumumkan setelah Ibadah Syukur HUT Pelkat PT ke-29 (pada saat perayaan). Namun, jika sampai tgl 12 Februari 2012 peserta lomba KTI kurang dari 6 orang, maka lomba KTI ini akan ditiadakan/dibatalkan (harap dimaklumi ^_^).

E.      LOMBA VOCAL GROUP (VG)
1)      Peserta lomba VG adalah teruna-teruni GPIB Maranatha Dps dan boleh mendapat bantuan dari anggota Pelkat GPIB Maranatha Dps lainnya (maksimal 2 orang).
2)      Jumlah peserta dalam satu kelompok VG dibatasi minimal 6 orang dan maksimal 10 orang (sudah termasuk pemain musik).
3)      Satu orang anggota hanya boleh mengikuti satu kelompok VG saja dan tidak boleh membantu kelompok VG yang lain.
4)      Alat musik pengiring yang dipakai adalah alat musik akustik dan disediakan sendiri oleh masing-masing peserta. Tim kerja hanya menyiapkan alat bantu pengeras suara (sound system) pada saat lomba.
5)      Setiap kelompok peserta menyanyikan 1 buah lagu wajib dan 1 buah lagu pilihan.
6)      Lagu wajib     :
Mengikut Yesus Keputusanku (Kidung Muda-Mudi no.127)
7)      Lagu pilihan   :
Siapa yang Berpegang (Kidung Muda-Mudi no.144)
Haruslah Yesus Sepenuhnya (Kidung Muda-Mudi no.162)
Tuhan Yesus Sahabatku (Kidung Muda-Mudi no.133)
8)      Lagu dinyanyikan tanpa menggunakan teks/lirik/partitur.
9)      Juri akan menganggap gugur peserta yang didapati melakukan pelanggaran.
10)   Pendaftaran lomba VG adalah melalui Kak Martha atau bisa melalui kakak layan/motivator masing-masing sekpel, dimulai pada hari Minggu tgl 29 Januari s/d Senin 13 Februari 2012 pkl.20.00.
11)   Lomba akan diadakan pada hari Sabtu, 18 Februari 2012 pk.15.30 bertempat di GPIB Maranatha Dps.

catatan:
jika ada perubahan tangga-tanggall lomba, akan diberitahukan pada saat IMPT atau diposting di group FB. Ayo ambil bagian ya,adik2...daftarkan diri kalian....kalau bukan kita yg memeriahkan HUT kita sendiri, siapa lagi? ;-)

PETUNJUK PELAKSANAAN AKSI BAKTI SOSIAL & PEMBERDAYAAN – Bangka 2012

A. Latar Belakang

1. Pemahaman Iman GPIB sebagai payung teologi GPIB dalam melaksanakan Visi, Misi serta aksi Pelkat khususnya Pelkat Gerakan Pemuda.
2. PKUPPG sebagai kerangka landasan operasional yang mengarah pada tatanan kehidupan masyarakat yang rukun dan adil selama 5 tahun ke depan (KUPPG jangka pendek II, 2011-2016)
3. Program Sinode GPIB tahun program 2011 – 2012 yang dilaksanakan oleh Dewan Pemuda GPIB bekerjasama dengan UP2M (Unit Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat)
4. Sasaran kegiatan UP2M adalah pemberdayaan jemaat dan masyarakat di Pos Pelayanan dan Kesaksian (Pos Pelkes), melalui Program Pengembangan Usaha Pedesaan dimana pemuda diharapkan dapat menjadi ujung tombak dari kegiatan dimaksud.
5. Agar aksi sosial pemuda ke pos pelkes ini dapat menjadi efektif, maka Dewan Pemuda memberikan suatu konsep baru yang mengarah pada pemberdayaan ekonomi jemaat sehingga kemandirian warga jemaat dapat tercapai ke depannya.
6. Hasil koordinasi Dewan Pemuda GPIB dengan UP2M tentang penentuan lokasi pelaksanaan, yaitu di dusun air Abik, Belinyu - Bangka

Berdasarkan hal – hal tersebut di atas maka kami memberikan nama pada kegiatan ini :

”AKSI BAKTI SOSIAL & PEMBERDAYAAN”
ABSP – Bangka 2012

B. Tempat & Waktu Pelaksanaan

Tempat pelaksanaan : Pos Pelkes ‘Benih’, dusun Air Abik
Wilayah pelayanan GPIB Jemaat Immanuel - Belinyu
Mupel Bangka-Belitung
Waktu pelaksanaan : Sabtu s/d Jumat, Tanggal 11 – 17 Februari 2012.

C. Tema

”Manusia Bare’k yang t’ros-mener’os dibare’k agi’k”
(”Manusia baru yang terus-menerus diperbaharui”)
(Efesus 4 : 23,24)

D. Tujuan

1. Mengupayakan kemandirian warga jemaat GPIB khususnya di Pos Pelkes GPIB
2. Membantu pengembangan ekonomi jemaat di pos pelkes.
3. Membantu UP2M GPIB untuk melakukan Pengembangan Usaha Pedesaan di tempat kegiatan (Air Abik, Bangka).

E. Arti Logo ABSP

1. Burung Merpati, artinya adalah “pembawa berita sukacita”
2. Yang sedang terbang, artinya adalah “pekerja”
3. Daun Zaitun, artinya adalah “harapan baru”

Logo ini menggambarkan bahwa seluruh anggota tim ABSP ingin membaktikan dirinya untuk menjadi pembawa berita sukacita dan sebagai pekerja, pembawa harapan baru untuk jemaat GPIB khususnya dan masyarakat di luar GPIB pada umumnya.

F. Fokus Kegiatan

Rencana difokuskan pada :
1. Pengadaan Bibit Coklat serta Penanaman coklat.
2. Pengadaan Bibit Karet serta Penanaman pohon karet.
3. Pembinaan tentang Budidaya ikan lele
4. Pengadaan Bahan untuk pembangunan Kolam Lele & pemberian induk Lele jenis Sangkuriang.
5. Pembersihan lahan sengon.
6. Pemupukkan pohon sawit.
7. Pengobatan gratis untuk warga jemaat dan warga desa sekitar yang non kristen.
8. Pengadaan Bahan Bangunan untuk Pembangunan Toilet Gereja.
9. Pembinaan Pengelolaan Keuangan warga Jemaat.
Beberapa hal yang menjadi fokus kegiatan tersebut diatas, juga akan bermanfaat bagi peserta karena seluruh peserta akan dibekali dengan teknik-teknik pertanian, perikanan (khususnya budidaya lele), serta manajemen keuangan yang akan disampaikan oleh tenaga profesional.

G. Peserta

Target Maksimal peserta adalah 150 Warga Jemaat GPIB kategori umur pemuda yang dalam hal ini adalah PGP maupun AGP di seluruh wilayah pelayanan GPIB, Pelkat PKP, Pelkat PKB, Tenaga Bina atau Senior GP di jemaat masing-masing, Presbiter (Pnt/Dkn) dengan rekomendasi dari Majelis Jemaat.
Ketentuan umum sebagai berikut ;

1. Menjunjung Persekutuan, Pelayanan dan Kesaksian dengan mengikuti Peraturan ABSP – Babel 2012.
2. Sangat diharapkan membawa obat – obatan pribadi dan kebutuhan pribadi lainnya yang relevan dengan pergerakan di lapangan.
3. Untuk pencegahan hal-hal menyangkut kesehatan seperti malaria atau penyakit lainnya, disarankan agar peserta meminum obat 1 minggu sebelum berangkat ke lokasi dan membawa persediaan obat secukupnya.
4. Peserta membawa pakaian secukupnya selama 7 hari 6 malam, Sleeping Bag/Matras (disarankan), Sepatu segala kondisi (Sandal gunung/sepatu boot/sepatu kets), pakaian hangat, jas hujan/payung, Senter dan batere yang cukup, Topi, Alkitab.
5. Peserta yang secara fisik kurang sehat disarankan kepada jemaat agar tidak diutus.
6. Peserta tidak diperkenankan membawa barang elektronik mewah seperti Tablet Tab, Ipad, Laptop.
7. Maksimal tiap jemaat dapat mengutus 3 orang peserta per jemaat. (kecuali permintaan khusus dari Jemaat)

I. Pendaftaran, pembayaran serta akomodasi
1. Pendaftaran peserta paling lambat tanggal 31 Januari 2012. (apabila peserta melebihi target panitia sebelum tanggal tersebut diatas, Panitia akan menutup pendaftaran.)
2. Mengisi formulir pendaftaran dan wajib menyertakan Surat tugas dari Majelis Jemaat dimana peserta berdomisili.
Formulir pendaftaran, bukti pembayaran dan Surat Tugas tersebut sebelumnya dapat di-fax ke kantor Majelis Sinode up. : Dewan Pemuda, sampai dengan tanggal 31 Januari 2012. Sedang Berkas asli dari Formulir pendaftaran, bukti pembayaran dan surat tugas dapat diserahkan pada saat pendaftaran ulang kepada Panitia bertugas.
3. Pendaftaran ulang dilakukan di GPIB Maranatha-Pangkalpinang, Bangka pada tanggal 11 Februari 2012 s/d pukul 12.00 Wib
4. Kontribusi peserta per orang sebesar Rp.600.000,-(Enam Ratus ribu Rupiah)
5. Pembayaran kontribusi dapat dilakukan lewat transfer langsung ke rekening Dewan Pemuda ;
BCA : 2170251213 a/n. Eden Siahaan (Ketua DGP).
Mandiri : 1240005891719 a/n. Renzy R. Lumempouw (Bendahara DGP)
6. Untuk Peserta yang menggunakan transportasi udara, Panitia akan menjemput di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang pada tanggal 11 Februari 2011 sampai dengan pukul 12.00 untuk selanjutnya diantar ke “Meeting Point” di GPIB Maranatha-Pangkalpinang, Bangka.
7. Untuk peserta yang menggunakan transportasi laut, panitia akan menjemput di Pelabuhan laut Belinyu.(cat : apabila jadwal kapal Pelni tiba di Belinyu tgl.10-11 februari 2011)

Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Panitia dan Dewan Pemuda;

Ketua Panitia : Eugene Manusama – 081519434323 (Pin BB : 274649A2)
Sekretaris Panitia : Anne Kaunang – 081315171701/081514444343
(Pin BB : 22FFF6DF)
Dewan Pemuda : Rudolf ‘Oweth’ Haurissa – 0812 8811 6060

Catatan :
Bila sebelum hari pelaksanaan ada peserta yang telah tiba di Pangkalpinang lebih awal dan membutuhkan tempat inap, dapat menghubungi panitia lokal atau Dewan Pemuda untuk dapat dicarikan tempat inap, dengan beban biaya inap ditanggung oleh peserta. Panitia hanya mengakomodir peserta selama kegiatan dimulai dan berakhir yaitu dari tanggal 11-17 Februari 2011.

J. Jadwal Kegiatan

Terlampir

K. Penutup

Demikianlah disampaikan Petunjuk Pelaksanaan ini, terima kasih atas perhatiannya.

Tuhan memberkati gerak pelayanan kita bersama,
Panitia ABSP Bangka – 2012

DOA; sangat besar kuasanya

YESUS MEMBUATMU BERHARGA